Perkuat Strategi Pengairan untuk Ketahanan Pangan BRMP Jawa Barat Sinkronisasi LTT dan RTTG
Lembang— Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Barat mengikuti audiensi sinkronisasi data Luas Tambah Tanam (LTT) dan Rencana Tata Tanam Global (RTTG) bersama Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat pada Jumat (7/8/2026). Kegiatan yang diinisiasi oleh Direktur Serealia tersebut turut dihadiri oleh Direktur BRMP Jawa Barat, Dr. Detia Tri Yunandar, Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat, serta sejumlah stakeholder terkait.
Sinkronisasi LTT dan RTTG menjadi bagian penting dalam menyelaraskan perencanaan pertanaman dengan ketersediaan dan pengelolaan sumber daya air. Dalam audiensi tersebut, para pihak membahas strategi penyesuaian RTTG dengan target LTT, termasuk pengaturan pembagian air yang dikelola oleh Dinas Sumber Daya Air. Langkah ini diperlukan agar jadwal tanam padi dapat disusun secara tepat dengan mempertimbangkan kondisi dan ketersediaan air di masing-masing wilayah.
Salah satu tantangan dalam pencapaian target pertanaman adalah kesesuaian antara jadwal tanam dengan ketersediaan air di lapangan. Melalui koordinasi lintas sektor, berbagai permasalahan terkait pengairan dan jadwal tanam diharapkan dapat segera ditangani sehingga pertanaman padi dapat berlangsung sesuai target. Sebagai tindak lanjut, para pihak sepakat menyusun solusi jangka pendek terhadap permasalahan yang ditemukan di lapangan serta melaksanakan pertemuan lanjutan dengan melibatkan Komisi Irigasi. Sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pengelola sumber daya air, dan stakeholder terkait diharapkan mampu memperkuat pengelolaan air untuk mendukung peningkatan produksi pangan dan mewujudkan ketahanan pangan nasional.