Sawah Aman Air Lancar: Cara Baru Kementan Pastikan Petani Bisa Panen Berkali-kali!
Sawah Aman Air Lancar: Cara Baru Kementan Pastikan Petani Bisa Panen Berkali-kali!
BANDUNG – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Barat resmi mengambil peran strategis sebagai verifikator akhir seluruh program bantuan lingkup Kementerian Pertanian di wilayah Jawa Barat. Dalam koordinasi bersama Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi serta Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Jawa Barat pada Rabu (11/02), Kepala BRMP menegaskan bahwa institusinya menjadi pintu terakhir validasi usulan Brigade Pangan hingga usulan Calon Petani Calon Lokasi (CPCL). Langkah ini diambil untuk mempercepat akselerasi birokrasi, sehingga setiap bantuan sarana prasarana dapat segera diterima dan dimanfaatkan oleh petani tanpa hambatan administratif yang berlarut-larut.
Fokus utama kolaborasi ini adalah menjawab tantangan keterbatasan lahan melalui penyelamatan sawah eksisting dari ancaman alih fungsi lahan yang masif. Alih-alih hanya mengandalkan cetak sawah baru, pemerintah kini memprioritaskan peningkatan Indeks Pertanaman (IP) dan produktivitas melalui rehabilitasi jaringan irigasi serta penguatan infrastruktur air. Bagi masyarakat petani, hal ini berarti jaminan ketersediaan air yang lebih stabil untuk meningkatkan frekuensi panen dalam setahun, yang secara langsung akan mendongkrak pendapatan ekonomi rumah tangga petani di seluruh pelosok Jawa Barat.
Kehadiran BRMP sebagai simpul koordinasi antara penyuluh, dinas provinsi, dan pusat bertujuan menciptakan sistem pertanian yang lebih transparan dan berdampak nyata. Dengan verifikasi ketat namun cepat, distribusi bantuan alat mesin pertanian dan perbaikan irigasi dipastikan jatuh ke tangan yang benar-benar membutuhkan. Transformasi ini merupakan komitmen nyata untuk mewujudkan Jawa Barat sebagai lumbung pangan yang istimewa, di mana modernisasi irigasi menjadi kunci utama dalam menjaga ketahanan pangan nasional di tengah tantangan perubahan iklim dan penyusutan lahan.