Menabur Bibit Ketahanan Pangan, Sinergi Lintas Sektor untuk Swasembada Bawang Putih
Cianjur — Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersinergi dengan Kementerian Pertanian, Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta BRMP Jawa Barat memperkuat ketahanan pangan nasional melalui Gerakan Penanaman Bawang Putih Serentak pada Rabu (19/8). Langkah nyata ini diwujudkan melalui penanaman serentak di 14 kabupaten se-Jawa Barat dengan total luas lahan mencapai 44,58 hektar. Sebagai pusat kegiatan utama, gerakan penanaman dipusatkan di Desa Maleber, Ciherang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur.
Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Wakapolri bersama Sekjen Kementerian Pertanian, Kementerian Kehutanan, Gubernur Jawa Barat, dan Kapolda. Turut hadir jajaran Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, DKPP, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, Bulog, Pupuk Indonesia, PTPN I Regional II, serta para penyuluh dan kelompok tani setempat. Dalam aksi lapangan tersebut, para petani turut diperkenalkan pada teknologi pengairan modern menggunakan sistem sprinkler, pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk percepatan olah lahan, hingga pameran produk-produk unggulan bawang putih.
Upaya kolaboratif ini menjadi pilar penting dalam menjaga ketercukupan kebutuhan pangan pokok masyarakat. Gubernur Jawa Barat menegaskan bahwa terpenuhinya kebutuhan dapur seperti bawang putih berperan langsung dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban nasional. Menanggapi hal tersebut, Wakapolri menyampaikan komitmen penuh kepolisian untuk terus berkolaborasi dengan Pemda, dinas terkait, dan kelompok tani guna merumuskan solusi atas berbagai tantangan di lapangan termasuk keterbatasan ketersediaan bibit bawang putih demi terwujudnya percepatan penanaman dan swasembada pangan nasional.