Tinggalkan Cara Lama, Petani Cikajang Belajar Bikin Benih Kentang Unggul Bareng ICARE Jabar
Garut - Menjawab kebutuhan pasar yang tinggi akan kentang industri bermutu, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Barat mengambil langkah taktis melalui Bimbingan Teknis di Taman Teknologi Pertanian (TTP) Cikajang, kemarin. Kegiatan ini adalah bentuk intervensi langsung ICARE Jabar agar petani lokal, khususnya para anggota Cikajang Agro Prakarsa, tidak tertinggal dan mampu menguasai teknologi modern yang berdampak langsung pada peningkatan produktivitas lahan mereka secara signifikan.
Melalui pelatihan ini, petani dibekali inovasi perbenihan sistem aeroponik, yakni metode penanaman modern yang menghasilkan benih kentang industri jauh lebih sehat, unggul, dan terbebas dari patogen. Dipandu oleh pakar pertanian, Diki Indrawibawa, transfer pengetahuan ini memberikan keuntungan yang sangat jelas. Dengan beralih menggunakan benih bermutu hasil aeroponik, risiko kerugian akibat gagal panen dapat ditekan secara drastis. Hasilnya, kuantitas dan kualitas panen melonjak pesat, menjadikan kentang asal Cikajang memiliki daya saing tinggi dan siap memenuhi standar ketat pabrik maupun pasar industri.
Dampak jangka panjang dari adopsi teknologi ini tidak hanya berhenti pada perbaikan mutu di lahan, melainkan bermuara langsung pada peningkatan kesejahteraan ekonomi keluarga petani melalui usaha tani yang jauh lebih efisien. BRMP Jawa Barat mengapresiasi antusiasme luar biasa dari para peserta dan berharap ilmu ini segera bertransformasi menjadi aksi nyata. Langkah strategis di Cikajang ini menjadi bukti komitmen kami untuk terus hadir membawa solusi: meningkatkan kompetensi, mendorong inovasi, dan mewujudkan ekosistem pertanian Jawa Barat yang maju, mandiri, dan modern.