Modernisasi Pertanian untuk Kemandirian Pangan: Makna Harkitnas ke-118 bagi Masyarakat
Lembang - Semangat Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 menjadi momentum nyata bagi terwujudnya kemandirian pangan masyarakat. Dalam upacara yang digelar di lapangan Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Barat, Rabu (20/05/2026), peringatan ini mengusung tema "Jaga Tunas Bangsa demi Kedaulatan Negara". Bagi publik dan petani, kebangkitan ini bukan sekadar seremonial, melainkan jaminan komitmen BRMP Jawa Barat untuk terus mendistribusikan inovasi dan alat mesin pertanian (alsintan) modern yang memperkuat ketahanan pangan.
Kepala Subbagian Tata Usaha BRMP Jawa Barat, Yadi Supriyadi, yang bertindak selaku pembina upacara, menegaskan bahwa kebangkitan adalah proses dinamis untuk terus maju tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa agraris. Filosofi merawat "tunas" sangat lekat dengan peran kementerian pertanian; ini berarti menjaga generasi petani muda, inovasi benih, dan teknologi agar bangsa ini bisa mandiri secara utuh. Kedaulatan sebuah negara sebagai bangsa yang merdeka tidak akan terwujud tanpa kemampuan untuk mencukupi kebutuhan pangannya sendiri tanpa harus bergantung pada pihak luar.
Melalui komitmen kemandirian ini, publik mendapatkan kepastian bahwa BRMP Jawa Barat terus mengakselerasi adopsi pertanian modern yang tepat guna. Kedaulatan negara pada akhirnya bukan sekadar slogan, melainkan realitas kesejahteraan yang bisa langsung dirasakan manfaatnya di meja makan keluarga Indonesia.